Satu
Satu
Aku lahir seorang diri ke dunia ini
Pergi pun sendiri dari dunia ini
Hidupku kelam sedari dulu
Sedang mencari di mana si bahagia itu
Hidupku selalu sendiri sedari dulu
Temanku tembok, kasur, dan buku
Apa aku layak bahagia?
Semua orang layak hidup bahagia
Kaya, miskin, tua, muda, kurus, gendut
Polisi, tentara, sopir, kuli, guru, badut
Semua kudu hidup bahagia
Tapi, apa mungkin?
Aku mengulangi pertanyaanku sendiri
Seakan aku tidak percaya pada hidup ini
Para pemenang merayakan kehidupannya
Para pecundang meratapi hidup kelamnya
Tapi, mungkin ada satu yang bikin bahagia
Aku tidak lagi seorang diri di dunia
Aku telah bertemu temanku
Teman sejatiku
Aku mungkin terlalu menyedihkan
Tapi, denganmu senyumku kembali kembang
Walau hanya ada satu bahagia
Cukup sudah bagiku
Jakarta, 15 Mei 2024
Comments
Post a Comment