Aaaarrrgggghhhh
Aaaarrrgggghhhh
Di antara seruputan kuah Indomie
yang kumakan di warkop,
kulihat anak kecil dengan karung di pundak.
Wajahnya lemas dan tubuhnya kurus.
Tanda kehidupan yang kurang terurus.
Ia mengais-ngais sampah di depan rumah mewah,
kepunyaan pejabat yang hartanya WAH.
Pukul 11 malam di arloji.
Si anak masih mengais, si pejabat sedang bermimpi.
Jakarta, 27 Mei 2024
Comments
Post a Comment